Pasar Saham Asia: Penawaran Beli Ringan Meskipun Tiongkok Menyetujui UU Keamanan Hong Kong

  • Ekuitas Asia melacak kenaikan Wall Street di tengah konsolidasi kuartal akhir, harapan stimulus lebih lanjut.
  • Beijing meloloskan hukum Keamanan Hong Kong, mendapat kecaman besar dari AS dan Jepang.
  • IMP resmi Tiongkok menunjukkan angka optimis, data Jepang mengecewakan.
  • Kesaksian Ketua Fed dan katalis risiko akan menjadi kunci untuk diawasi.

Saham di Asia tetap di wilayah positif menjelang pembukaan Eropa pada hari ini. Dengan demikian, para pelaku pasar tak banyak memperhatikan Tiongkok yang baru-baru ini mengesahkan undang-undang keamanan Hong Kong dan mengambil petunjuk dari saham dan data AS. Selain itu, IMP Manufaktur NBS yang optimis dari Beijing mendukung kaum optimis meskipun kemungkinan meningkatnya ketegangan Tiongkok -Amerika.

Sementara menggambarkan suasana pasar, indeks MSCI saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,89% dan Nikkei 225 Jepang naik 1,82% menjadi 22.395 saat ini. Selanjutnya, ASX Australia menyambut sentimen optimis dengan naik lebih dari 2,0% menjadi 5,938 sedangkan NZX 50 Selandia Baru juga naik sekitar 2,0% pada saat ini.

Selanjutnya, indeks Tiongkok lebih baik dari perkiraan dan IMP sebelumnya tetapi momentum kenaikan saham India memudar di tengah pergolakan India-Tiongkok. Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 1,0% untuk mengambil tawaran beli di dekat 24.555 dan sentimen optimis berlaku di Korea Selatan dan Filipina karena KOSPI dan PSEi Composite naik sekitar 1,75% pada saat ini.

Imbal hasil treasury AS 10-tahun tetap lamban di sekitar 0,63% sementara S&P 500 Futures mencetak kenaikan ringan 0,23% mengikuti kinerja optimis Wall Street.

Selanjutnya, sesi mendatang akan sibuk melacak beberapa katalis mulai dari ketegangan AS-Tiongkok hingga Kesaksian Ketua Fed Jerome Powell. Yang kemungkinan besar akan menambah beban bagi para analis adalah banyaknya dosis data dari AS dan Inggris, ditambah dengan pembicaraan Brexit dan berita virus. Meskipun pembaruan pasar idealnya membebani sentimen nada risiko, penyesuaian kuartal akhir mungkin membantu pembeli tetap berharap.

EUR/USD Berisiko Turun Lebih Jauh – UOB

Menurut pendapat Ahli Strategi FX di UOB Group, tekanan penurunan dalam EUR/USD telah meningkat dan bisa surut ke 1,1170 dalam pekan-pekan berikutnya.
আরও পড়ুন Previous

GBP/USD Bisa Merosot Kembali Ke 1,2220 – UOB

Sikap Cable tetap dalam penawaran jual dan bisa surut lebih jauh ke wilayah 1.2220, saran Ahli Strategi FX di UOB Group. Kutipan utama  Pandangan 24
আরও পড়ুন Next