NZD/USD Didukung di 0,7250 Pasca Perdagangan China

FXStreet - Pasangan NZD/USD menghentikan kemundurannya dari puncak empat bulan di 0,7277, karena bulls menemukan beberapa support tepat di depan titik tengah 0,72, menyusul rilis angka-angka perdagangan China yang optimis.

NZD/USD turun bersamaan dengan harga minyak

Kiwi terlihat menghapus penurunan dan terlihat ingin menguji ulang puncak multi-bulan, sebagai tanggapan terhadap data neraca perdagangan China yang lebih baik dari perkiraan, yang menunjukkan bahwa surplus secara tak terduga melebar di bulan Desember, meskipun terjadi lonjakan impor. Data perdagangan China yang solid menambah tanda-tanda pemulihan ekonomi China, juga tercermin dari kenaikan harga konsumen.

http://www.fxstreet.web.id/news/forex-news/article.aspx?storyid=0a987b31-4adb-41c3-8b22-b43c98452071

IHK Des China Lebih Tinggi, Tapi Meleset Dari Estimasi

Namun, sisi atas tidak memiliki momentum, karena yield Treasury melanjutkan kenaikan mereka, menumpulkan daya tarik NZD sebagai aset dengan yielding yang lebih tinggi. Selain itu, mundurnya harga minyak dari puncak multi tahun juga membebani Kiwi yang merupakan mata uang terkait sumber daya.

Sementara itu, dolar AS terlihat ingin memperpanjang rebound vs mata uang utama lainnya, yang dapat membatasi upaya pemulihan pasangan ini. Perhatian sekarang beralih ke rilis makro utama AS, termasuk IHK dan penjualan ritel, yang akan dirilis hari ini untuk kesempatan perdagangan baru jangka pendek.

Teknikal NZD/USD

Pasangan ini menemukan resisten berikutnya di 0,7277 (puncak 4 bulan), di 0,7300 (resisten natural), 0,7350 (level psikologis). Sementara itu, support berada di 0,7211 (MA 5-hari), 0,7200 (angka bulat) dan 0,7175 (MA 10-hari).

Neraca Perdagangan Cina Desember Keluar Sebesar $54.69B Mengalahkan Prakiraan $37B

Neraca Perdagangan Cina Desember Keluar Sebesar $54.69B Mengalahkan Prakiraan $37B
Read more Previous

Trump: 'Saya Mungkin Memiliki Hubungan Yang Sangat Baik Dengan Kim Jong Un' - WSJ

Reuters melaporkan komentar yang disampaikan oleh Presiden AS Trump dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal Kamis malam, mengutip bahwa dia "mungkin" memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Read more Next