25 Feb 2016
Referendum Inggris: Risiko GBP Melonjak – SocGen
FXStreet - Tim riset Societe Generale, mengatakan bahwa penurunan dukungan di antara pemilih Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa belum menghentikan investor menjual GBP dan penawaran beli risiko downside terhadap mata uang G10 dan EM pada tingkat tercepat sejak pemilihan umum Mei 2010.
Kutipan penting
"Sementara pemilih Inggris umumnya menyambut kesepakatan penyelesaian baru yang disepakati oleh PM Cameron dengan Uni Eropa Jumat pekan lalu, polarisasi dalam politik dan opini publik atas hubungan Inggris dengan Uni Eropa telah meningkatkan ancaman penurunan teratur dalam gerakan naik Pound sampai pemungutan suara tetap di/keluar dari Uni Eropa pada tanggal 23 Juni.
Probabilitas yang tersirat dari penurunan suku bunga BoE tidak berubah di sekitar 35%. SG Ekonomi masih melihat peluang 45% Brexit dapat mengurangi pertumbuhan ekonomi Inggris dan Uni Eropa masing-masing sebanyak 1% pa dan 0,25% pa, selama sepuluh tahun.
Efek knock-on perjanjian Inggris dengan Uni Eropa adalah bahwa dukungan publik untuk mengadakan referendum keanggotaan Uni Eropa juga meningkat di negara-negara anggota Uni Eropa lainnya. Mengembalikan fungsi internal (wilayah Schengen) dan perbatasan eksternal, dan peninjauah yang layak regulasi Dublin yang mengatur kebijakan suaka antara negara-negara anggota akan sangat penting dalam beberapa minggu mendatang untuk menghentikan erosi kepercayaan di Uni Eropa lebih lanjut dan daya tarik safe haven EUR."
Kutipan penting
"Sementara pemilih Inggris umumnya menyambut kesepakatan penyelesaian baru yang disepakati oleh PM Cameron dengan Uni Eropa Jumat pekan lalu, polarisasi dalam politik dan opini publik atas hubungan Inggris dengan Uni Eropa telah meningkatkan ancaman penurunan teratur dalam gerakan naik Pound sampai pemungutan suara tetap di/keluar dari Uni Eropa pada tanggal 23 Juni.
Probabilitas yang tersirat dari penurunan suku bunga BoE tidak berubah di sekitar 35%. SG Ekonomi masih melihat peluang 45% Brexit dapat mengurangi pertumbuhan ekonomi Inggris dan Uni Eropa masing-masing sebanyak 1% pa dan 0,25% pa, selama sepuluh tahun.
Efek knock-on perjanjian Inggris dengan Uni Eropa adalah bahwa dukungan publik untuk mengadakan referendum keanggotaan Uni Eropa juga meningkat di negara-negara anggota Uni Eropa lainnya. Mengembalikan fungsi internal (wilayah Schengen) dan perbatasan eksternal, dan peninjauah yang layak regulasi Dublin yang mengatur kebijakan suaka antara negara-negara anggota akan sangat penting dalam beberapa minggu mendatang untuk menghentikan erosi kepercayaan di Uni Eropa lebih lanjut dan daya tarik safe haven EUR."