Emas Antam 10 September Rp2.625.000, Naik Rp15.000

Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.625.000 hari ini. Harganya naik Rp15.000 dari harga kemarin di Rp2.610.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.362.500 dan 1 kg di Rp2.565.600.000.

Kenaikan harga di atas menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang ditutup naik 1,06% di US$4.401 per troy ons kemarin, mematahkan penurunan tiga hari berturut-turut sebelumnya. Emas berupaya melanjutkan kenaikan dan meraih tertinggi harian US$4.419 di perdagangan sesi Asia hari ini, meskipun belum ada tidak lanjut aksi beli yang signfikan.

Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) Amerika Serikat untuk bulan Agustus akan dirilis hari ini pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Data ini diprakirakan menjadi penggerak yang menonjol untuk harga Emas dalam jangka pendek mengingat kepentingannya untuk pengambilan keputusan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan ini. CME FedWatch tool menilai probabilitas 60,2% bank sentral AS akan menaikkan suku bunga 25 bp pada pertemuan tersebut.

Pertanyaan Umum Seputar Emas

Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.

Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.

Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.

Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.

Masu dari BoJ mengatakan memprakirakan akan terus menaikkan suku bunga mengingat kondisi keuangan akomodatif saat ini

Anggota dewan kebijakan Bank of Japan (BoJ) Kazuyuki Masu mengatakan pada hari Kamis bahwa bank sentral memprakirakan akan terus menaikkan suku bunga mengingat kondisi keuangan yang akomodatif saat ini.
了解更多 Previous

Dolar Kanada Berkonsolidasi saat Kenaikan Harga Minyak Mengimbangi Kenaikan USD Jelang IHP AS

Pasangan mata uang USD/CAD berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan moderat pada hari sebelumnya dan berkonsolidasi tepat di atas level 1,3800 selama sesi Asia pada hari Kamis. Para pedagang tampak ragu-ragu dan memilih menunggu rilis angka inflasi AS sebelum menempatkan taruhan terarah baru.
了解更多 Next