EUR/JPY Melanjutkan Reli karena Spekulasi Kenaikan Suku Bunga ECB Menguji Risiko Yen

  • Lagarde menandai risiko inflasi ke sisi atas sambil menghindari komitmen jalur suku bunga.
  • Kerugian Yen tetap terbatas karena kekhawatiran intervensi membayangi kenaikan EUR/JPY.
  • IHK Jepang, PMI Jibun, dan PMI Zona Euro menjadi panduan pasangan mata uang silang ini.

EUR/JPY memperpanjang kenaikannya selama tiga hari berturut-turut, dan diperkirakan akan mengakhiri pekan dengan kenaikan solid saat para pedagang bersiap menghadapi akhir pekan. Mata uang bersama ini tidak memanfaatkan panduan ke depan yang hawkish dari Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), karena Bloomberg, mengutip sumber, mengungkapkan bahwa para pejabat siap menaikkan suku bunga pada bulan September.

Euro menguat karena sikap hawkish ECB mengimbangi kehati-hatian intervensi BoJ

Menelaah konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde, ia mengatakan bahwa risiko inflasi cenderung ke sisi atas dan pertumbuhan ke sisi bawah, tetapi menyatakan bahwa bank sentral akan menetapkan kebijakan moneter untuk memastikan inflasi kembali ke target 2% dalam jangka menengah. Ia menambahkan bahwa mereka akan tetap bergantung pada data dan tidak akan berkomitmen terlebih dahulu pada jalur suku bunga.

Sementara itu, Yen Jepang melemah lebih kecil dari yang diperkirakan terhadap Euro karena investor tetap waspada bahwa Bank of Japan (BoJ) mungkin akan melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menopang mata uang lokalnya.

Pada hari Jumat, para pedagang EUR/JPY akan mencermati rilis data inflasi Jepang. IHK Nasional tidak termasuk Makanan Segar diperkirakan naik dari 1,4% menjadi 1,6% YoY. Selain itu, para pedagang juga akan menunggu pembaruan pada PMI Flash Jibun Bank, dengan ukuran indeks aktivitas manufaktur diperkirakan melandai dari 54,8 menjadi 54,5.

Di Zona Euro, para pedagang juga akan mencerna PMI Flash HCOB untuk Jerman, Prancis, dan Uni Eropa (UE). PMI Manufaktur HCOB UE diperkirakan turun dari 51,4 menjadi 51,3, sementara PMI Jasa diperkirakan membaik, tetapi akan tetap berada di wilayah kontraksi, dari 49,4 menjadi 49,8.

Prakiraan Harga EUR/JPY: Prospek teknis

Grafik harian EUR/JPY menunjukkan bahwa momentum cenderung ke sisi atas, yang semakin dikonfirmasi oleh Relative Strength Index (RSI) yang naik. Selain itu, penembusan garis tren sejak minggu lalu menggeser struktur pasar dari perdagangan sideways menjadi tren naik, karena harga bergerak lebih tinggi dengan laju yang moderat.

Untuk kelanjutan bullish, EUR/JPY perlu menembus level tertinggi 30 April di 187,56, sebelum para pembeli dapat mengincar 187,95, tertinggi tahun berjalan (YTD). Di atasnya terdapat level psikologis 188,00 dan 190,00.

Pada sisi bawah, para penjual dapat memicu penembusan struktur pasar, tetapi pertama-tama mereka perlu menembus level terendah hari Kamis (LOD) di 186,05. Setelah itu, mereka dapat menguji pertemuan SMA 50 dan 100 hari di 185,16/02, sebelum menargetkan SMA 200 hari di 183,44.

Grafik Harga EUR/JPY – Harian

Grafik harian EUR/JPY

Harga Yen Jepang Minggu ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar minggu ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Franc Swiss.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.43% 1.03% 0.92% 0.48% -0.03% 1.08% 1.01%
EUR -0.43% 0.61% 0.43% 0.07% -0.43% 0.65% 0.58%
GBP -1.03% -0.61% -0.17% -0.54% -1.03% 0.03% 0.02%
JPY -0.92% -0.43% 0.17% -0.36% -0.90% 0.11% 0.20%
CAD -0.48% -0.07% 0.54% 0.36% -0.47% 0.46% 0.58%
AUD 0.03% 0.43% 1.03% 0.90% 0.47% 1.11% 1.07%
NZD -1.08% -0.65% -0.03% -0.11% -0.46% -1.11% -0.02%
CHF -1.01% -0.58% -0.02% -0.20% -0.58% -1.07% 0.02%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).

Rupiah Indonesia: BI mungkin masih perlu mengetatkan – MUFG

Lloyd Chan dari MUFG melaporkan bahwa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakannya di 5,75%, mengejutkan ekspektasi kenaikan suku bunga, karena stabilisasi Rupiah baru-baru ini memungkinkan para pengambil kebijakan untuk tetap menahan suku bunga.
Read more Previous

Yuan Tiongkok: Bias Kenaikan Menuju 6,7600 terhadap Dolar AS – UOB

Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann dari United Overseas Bank memprakirakan USD/CNH akan tetap konsolidasi dalam kisaran sempit antara 6,7680 dan 6,7780 dalam perdagangan harian setelah sesi yang lesu.
Read more Next