Indonesia: Tekanan Inflasi dan Jalur Kebijakan – DBS

Ekonom DBS Group Research Radhika Rao mencatat bahwa inflasi Indonesia pada Mei meningkat akibat biaya makanan dan energi yang lebih tinggi namun tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia. Dia menyoroti risiko cuaca, pelemahan Rupiah, dan menyempitnya surplus perdagangan sebagai kekhawatiran utama. Laporan tersebut menekankan bahwa tanpa penyesuaian harga bahan bakar, harga global yang lebih tinggi dapat memberikan tekanan pada neraca perdagangan dan neraca berjalan, serta memperkirakan pengetatan suku bunga domestik lebih lanjut oleh BI tahun ini.

Inflasi meningkat seiring menyempitnya surplus perdagangan

"Inflasi Indonesia pada Mei meningkat menjadi 3,1% yoy dari 2,4% akibat tekanan makanan dan energi yang lebih tinggi pada bulan tersebut, meskipun harga pompa tetap stabil."

"Dengan kata lain, penyesuaian harga pada segmen yang dipengaruhi pasar yaitu segmen yang volatil (minyak goreng, cabai, dll.) naik tajam menjadi 6,2% yoy dibandingkan 3,4% pada bulan sebelumnya, selain kenaikan pada sub-indeks yang diatur dan energi."

"Inflasi utama masih berada dalam target BI sebesar 1,5-3,5%, meskipun mendekati batas atas, dengan kemungkinan pelanggaran jika konflik di Asia Barat berlanjut."

"Secara bersamaan, surplus perdagangan April menyempit menjadi $89 juta dibandingkan $3,3 miliar pada Maret, yang merupakan yang terkecil dalam hampir enam tahun, menyusul lonjakan impor minyak mentah (naik 67,5%) dan bahan bakar olahan (88%)."

"Tanpa penyesuaian harga bahan bakar untuk meredam permintaan, harga global yang lebih tinggi dan Rupiah yang lemah kemungkinan akan membebani neraca perdagangan dan, akibatnya, perhitungan neraca berjalan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Minyak Mentah WTI Naik Mendekati Level Tertinggi Dua Minggu karena Ketidakpastian AS-Iran, Penarikan Stok EIA

West Texas Intermediate (WTI) minyak mentah naik ke level tertinggi dalam hampir dua pekan pada hari Rabu karena permusuhan yang diperbarui di Timur Tengah mengurangi harapan kesepakatan AS-Iran jangka pendek yang dapat membuka kembali Selat Hormuz.
Devamını oku Previous

“Kegiatan ekonomi meningkat dengan laju sedang”: Beige Book The Fed menunjukkan pertumbuhan yang tangguh di tengah kekhawatiran terhadap inflasi

Federal Reserve (The Fed) merilis Beige Book terbaru pada hari Rabu, yang digunakan oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dalam diskusi tentang penetapan kebijakan moneter. Beige Book mengumpulkan informasi dari 12 distrik The Fed dan memberikan gambaran keseluruhan tentang ekonomi AS.
Devamını oku Next